May 27, 2020

‘Home Tournament’ Bisa Jadi Pilihan Jika Kompetisi Kembali Digelar

Kompetisi profesional Indonesia, Liga 1 dan Liga 2, telah ditangguhkan sejak 16 Maret lalu karena pandemi virus corona. Rencananya, keputusan soal nasib kompetisi akan diambil pada 29 Mei mendatang.

Sebagian besar klub sudah rela jika memang kompetisi musim 2020 ditiadakan, namun Kemenpora dan PSSI memberi sinyal bahwa liga bisa dilanjutkan, jika memang pemerintah memberi lampu hijau untuk itu.

Rahmad Darmawan, pelatih Madura United, angkat bicara soal kemungkinan kompetisi kembali dijalankan. Menurut sosok yang disapa RD itu, operator dan PSSI harus bisa menemukan formula yang tepat untuk menjalankan lagi kompetisi.

“Kira-kira, formulasi apa yang tepat dengan kondisi ini. Sebab mungkin ada beberapa daerah yang siap untuk menggelar pertandingan, tetapi ada beberapa yang tidak,” ungkap Rahmad, ketika dihubungi awak media.

“Maka konsekuensinya apa lagi? Mungkin perlu berupa pembagian grup untuk dilakukan home turnament seperti itu. Mungkin itu formulasinya, tetapi saya tidak ingin mendahului,” sambung eks pelatih Sriwijaya FC tersebut.

Pemerintah mengindikasikan soal kelaziman baru atau ‘new normal’ di tengah pandemi ini, termasuk memutar kembali aktivitas. Meski bagaimana pun, dalam sepakbola tidak akan sederhana, karena Indonesia negara kepulauan.

“Saya hanya ingin menyampaikan sebagai orang yang terlibat di bidang sepakbola, tentu saja aktivitas ini bisa bergeliat kembali. Kami juga harus mengerti sebagai orang yang terlibat di dalamnya. Kami tidak ngotot serta tak saklek dengan kontrak kami dan harus berlapang dada.”